Cara Mengetahui Jenis, Tipe dan Cara Merawat Rambut Yang Benar

Cara Mengetahui Jenis, Tipe dan Cara Merawat Rambut Yang Benar - Kali ini artikel iniakan sedikit membahas tentang jenis-jenis rambut, dan tipe-tipe rambut, mungkin diantara kalian pernah berfikir, jenis rambut saya ini seperti apa, atau tipe rambut saya ini bagaimana, penting rasanya sebelum anda melakukan perawatan untuk rambut anda dibutuhkan sedikit informasi tentang jenis dan tipe rambut anda, agar perawatan yang akan anda lakukan bisa menghasilkan rambut yang sehat dan cantik, serta tidak merusak rambut anda, yuk baca dan kenali tantang rambut anda sendiri:

A. Mengenal Jenis-jenis Rambut pria dan wanita


Setiap manusia memiliki jenis rambut yang berbeda. Oleh karena itu, teknik perawatannya juga berbeda. Sayangnya masih banyak orang yang menyepelekan informasi tersebut. Mereka beranggapan bahwa perawatan rambut yang benar adalah yang sesuai dengan iklan. Mereka membeli shampo dan memakainya dengan cara yang sama seperti yang dicontohkan dalam iklan. Beberapa memang terlihat adanya perbaikan pada rambutnya. Namun sebagian yang lain justru rusak, bahkan mengalami kerontokan pada rambut. Jadi, cara perawatan rambut memiliki hubungan yang erat dengan jenis rambut. Sebelum mengetahui cara perawatan yang tepat, kita harus mengenali jenis rambut kita terlebih dahulu.


Sudahkah Anda mengenali Jenis rambut Anda? 


Jika Anda belum mengetahui jenis rambut Anda, maka cobalah lakukan langkah-langkah berikut:


Cuci rambut dengan shampo sehari sebelumnya.

Ambil kertas tisu dan tekan di bagian tengah kepala dan di belakang telinga. Jika Anda menemukan minyak pada kertas tisu itu berarti Anda memiliki rambut berminyak, tapi jika tidak, maka rambut Anda kering.
Namun, ada sebuah teori yang dipercayai oleh banyak pakar rambut :

* Biasanya orang yang berkulit normal memiliki rambut normal.

* Orang berkulit kering memiliki rambut kering.
* Orang-orang yang memiliki kulit berminyak cenderung memiliki rambut berminyak juga.
* Jika Anda memiliki kepala berminyak dan berakhir kering maka Anda memiliki rambut kombinasi.

1. Jenis Rambut Berminyak (oily hair) 


Rambut berminyak sering dikaitkan dengan kelenjar minyak yang terlalu aktif karena kadar hormon yang lebih tinggi. Jenis rambut ini rata di kepala dan sering kali terlihat lepek serta berketombe. Dan karena banyaknya minyak, debu dan kotoran menjadi lebih mudah menempel. Akibatnya, rambutpun semakin terlihat kusam, lemas, dan tidak “hidup”.


Pada dasarnya minyak adalah hal yang baik, karena dapat melindungi rambut agar tidak pecah-pecah dan terlalu kering. Tapi, kalau terlalu banyak, tidak baik juga tentunya.

Bagaimana cara merawat rambut berminyak?

Cuci rambut setiap hari agar rambut tetap bersih

Gunakan shampo yang lembut. Saat keramas, diamkan selama 3-5 menit, baru bilas sampai bersih
Gunakan toner atau penyegar rambut agar rambut tidak bau
Hindari menggunakan conditioner dari akar rambut. Tapi, gunakan di tengah rambut dan pijat dengan lembut
Gunakan handuk yang benar-benar kering setiap kali selesai keramas
Hindari makanan yang terlalu banyak mengandung minyak, perbanyak asupan sayuran
Jangan terlalu sering menyisir rambut karena hal tersebut malah membantu menyebarkan minyak ke seluruh rambut
Pijat kepala dan rambut Anda dengan menggunakan 1 cangkir jus lemon, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan seminggu sekali.
Jangan gunakan hairdryer terlalu panas dan terlalu sering


2. Jenis Rambut Kering (dry hair)


Rambut jenis ini begitu mudah kusut, sulit disisir, dan sangat rapuh. Sering juga rambut terlihat pecah-pecah dan tidak sehat. Penyebabnya bisa karena terlalu sering perawatan atau treatment di salon, seperti bolak-balik dicat, dikeriting, atau karena terlalu sering keramas. Akibatnya, kadar minyak rambut menjadi di bawah normal dan rambut menjadi kurang kelembabannya. Penyebab lain, bisa juga karena faktor kesehatan seperti gizi buruk (kwashiorkor), anorexia, dll atau karena cuaca yang sangat kering.


Bagaimana cara merawatnya?


Jangan keramas setiap hari. Tetapi, cukup keramas 3-5 hari sekali.

Gunakan shampo yang ringan dan gunakan conditioner setiap kali habis keramas.
Ambil 2 sendok makan minyak zaitun dan madu, boleh dicampur dengan almond. Setelah itu, bungkus dengan handuk hangat selama 30 menit, baru dibilas. Lakukan kegiatan ini 3-4 minggu sekali.
Hindari pengecatan rambut atau pengertingan dalam jarak yang terlalu dekat.


3. Jenis Rambut Kombinasi (combination hair)


Yaitu rambut yang memiliki kombinasi antara rambut berminyak dan rambut kering. Biasanya, rambut jenis ini, bagian yang dekat dengan kulit kepala berminyak, sedangkan ujungnya kering. Bagaimana cara merawat rambut seperti ini?

Jangan pernah gunakan air panas saat keramas. Gunakan air hangat yang sedang.

Meski pada akar rambut berminyak, namun hindari penggunaan shampo khusus untuk rambut berminyak. Gunakanlah shampo untuk rambut normal.
Jangan terlalu banyak menggunakan shampo. Ambil sedikit atau separuh dari takarannya, tekan-tekan pada bagian akar, dan biarkan busanya mengalir sampai ke ujung rambut.
Gunakan conditioner di batang rambut, bukan pada akarnya.
Bilas rambut sampai benar-benar bersih setelah keramas.


4. Jenis Rambut Normal (normal hair)


Rambut jenis ini adalah rambut yang tidak berminyak, tapi juga tidak kering. Biasanya, cara perawatannya pun cenderung lebih mudah dibandingkan jenis rambut lain. Nah, untuk menjaganya, sebaiknya jangan sampai terlalu sering melakukan pengecatan atau pengeritingan rambut. Keramas 2 hari sekali sudah cukup, dan gunakan conditioner seperlunya.


B. Tipe-tipe Rambut wanita dan pria

Gambar tipe rambut

Setelah anda mengetahui jenis rambut anda, dengan melakukan cara diatas, kali ini kita akan berbicara tentang tipe-tipe rambut, yang mungkin sudah anda ketahui, untuk lebih lanjut pembahasan mengenai tipe-tipe rambut dan bagaimana cara merawat rambut berdasarkan tipenya, berikut penjelasanya:


Tipe Rambut Ikal : Susun sisik pada kutikula rambut biasanya tak tersusun rapi mendatar karena batang rambut tidak kusam dan frizzy. Untuk menjaga jenis rambut seperti ini selalu terlihat sehat, gunakanlah sampo dan kondisioner yang kaya akan kandungan pelembap. Gantilah sampo dan kondisioner secara berkala setiap 6 bulan, namun pastikan kamu tetap memakai jenis sampo dan kondisioner yang sama. Hal ini penting dilakukan agar rambut ”terbiasa” dengan kosmetik perawatan yang sama sehingga tidak memberi efek apa pun. Biasakan untuk mengeringkan rambut ikal secara alami. Hindari menyisir rambut ikal dalam keadaan kering, karena akan membuat rambut menjadi frizzy. Sebaiknya gunakan jemari untuk menyisirnya.


Tipe Rambut Keriting :Rambut jenis ini disebut juga rambut afro. Karakter dari rambut ini adalah kering dan kasar, karena itulah jenis rambut ni cenderung mudah patah dan rusak. Untuk menjaga kondisi agar helaian rambut keriting menjadi lebih halus dan elastis, pijat kulit kepala secara saksama menggunakan kondisioner rambut sebelum keramas untuk merangsang produk kelenjar sebaceous.

Gunakan juga kondisioner rambut yang formulanya kaya akan pelembap. Sebulan sekali, lakukan perawatan hot-oil. Agar terhindar dari masalah rambut kusut, biasakan menyisir rambut memakai sisir bergigi jarang. Atau gunakan sisir sikat berbulu alami agar helaian rambut menjadi rileks.

Tipe Rambut Lurus :Batang rambut jenis ini sangatlah lurus. Karena itulah jika rambut dalam kondisi sehat dan prima, sisik rambut pada kutikula rambut akan tersusun rapi mendatar, membuat rambut tampak halus dan berkilau. Untuk mempertahankan kondisi rambut bertekstur lurus, gunakan sampo dan kondisioner yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan rambut. Gunakan pula hair serum secukupnya untuk mempertahankan kekuatan kutikula rambut. Agar terhindar dari masalah rambut bercabang, lakukan pengguntingan ujung-ujung rambut secara berkala (trimming).


Tipe Rambut Kasar : Rambut bertekstur seperti ini biasanya akan terlihat kering dan kusur, terutama sehabis mencuci rambut. Untuk meningkatkan kondisinya, cuci rambut dengan sampo dan kondisioner yang kaya akan pelembap. Gunakan juga serum atau leave-in conditioner setiap akan beraktivitas, terutama di luar ruangan. Sedangkan untuk mempertahankan kondisi kutikula rambut agar tersusun rapi dan mendatar, lakukan perawatan deep-conditioning secara rutin.


Tipe Rambut Halus : Rambut jenis ini biasanya terlihat bervolume, lemas, lepek, setiap habis dicuci. Kondisi ini semakin parah jika kamu memberinya terlalu banyak kondisioner.

Agar helaian rambut tampak lebih bervolume, gunakanlah sampo juga kondisioner yang diformulasikan untuk memberikan volume pada rambut. Jika perlu, gunakan juga produk penataan untuk membantu memberikan volume secara maksimal pada rambut.
Rambut Terkena Proses Kimiawi :Kondisi rambut yang sering atau pernah mengalami perawatan kimiawi, seperti pewarnaan, pengeringan atau pelurusan permanen, biasanya cenderung kering, kusam, dan rapuh. Agar kondisi ini tidak semakin buruk, sangat disarankan untuk memakai kosmetik perawatan yang tepat guna. Misalnya, pakailah sampo dan kondisioner dengan formula rehydrating.

Khusus bagi rambut diwarnai, gunakanlah sampo dan kondisioner yang diformulasikan untuk rambut diwarnai agar kelembapan dan elastisitas rambut tetap terjaga dan warna rambut awet. Pilih juga produk perawatan rambut yang diperkaya dengan tabir surya untuk mempertahankan rambut dari radikal bebas, serta efek negatif dari sinar matahari. Hindari pemakaian alat penataan rambut yang memakai suhu panas. Lakukan juga perawatan intensif secara rutin setiap minggu untuk meningkatkan dan mempertahankan kondisi rambut.


Bagaimana? sudah tahu dan paham bukan jenis dan tipe rambut anda, dan lakukanlah perawatan rambut yang benar. anda juga bisa membaca artikel tentang cara merawat rambut berketombe dengan baik.

Related articles Jenis Rambut